Wakil Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat (PD) Sulsel Andry A Bulu akhirnya "menyetop" hajatan sosialisasi sebagai bakal calon (balon) wali kota Makassar periode 2014-2019.
Mantan balon wali kota yang mempopulerkan tagline The Next ini akhirnya gulung tikar menyusul penyerahan rekomendasi Ketua DPC PD Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) yang juga mantan balon wakil wali kota Makassar kepada paket DIA di kantor DPD PD Sulsel, Jl Pengayoman, Makassar, kemarin.
"Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya melalui ajang pilkada, dan ketika ketua DPD dan partai memberikan amanah kepada saya agar pengabdian itu melalui jalur legislatif di Senayan (DPR RI), maka seluruh potensi yang saya miliki akan saya optimalkan untuk ke DPR RI," kata pria yang akrab disapa Daeng Nakku ini.
Lebih dua tahun Andry yang juga wakil ketua DPRD Sulsel ini "banting tulang"sosialisasi sebagai balon wali kota. Pria asal Jeneponto ini sempat ngotot ingin mengendarai PD pada Pilwali Makassar namun tak membuahkan hasil hingga kemarin. Demikian ARA sebagai mantan bakal pasangan Andry.
Andry tak seperti sikap ARA yang mengubah haluan dan kemudian mendukung DIA. Bahkan, Andry enggan mengubris rencana pemenangan DIA pada Pilwali 18 September 2013 ini.
"Amanah Ketua DPD (Ilham Arief Sirajuddin) saya diminta fokus ke DPR RI jadi saya tidak bicara pilkada Makassar lagi," elak Andry.
Andry masuk dalam daftar caleg sementara (DCS) PD DPR untuk daerah pemilihan Sulsel 1, yakni Kota Makassar.
Mantan balon wali kota yang mempopulerkan tagline The Next ini akhirnya gulung tikar menyusul penyerahan rekomendasi Ketua DPC PD Makassar Adi Rasyid Ali (ARA) yang juga mantan balon wakil wali kota Makassar kepada paket DIA di kantor DPD PD Sulsel, Jl Pengayoman, Makassar, kemarin.
"Pengabdian kepada masyarakat bukan hanya melalui ajang pilkada, dan ketika ketua DPD dan partai memberikan amanah kepada saya agar pengabdian itu melalui jalur legislatif di Senayan (DPR RI), maka seluruh potensi yang saya miliki akan saya optimalkan untuk ke DPR RI," kata pria yang akrab disapa Daeng Nakku ini.
Lebih dua tahun Andry yang juga wakil ketua DPRD Sulsel ini "banting tulang"sosialisasi sebagai balon wali kota. Pria asal Jeneponto ini sempat ngotot ingin mengendarai PD pada Pilwali Makassar namun tak membuahkan hasil hingga kemarin. Demikian ARA sebagai mantan bakal pasangan Andry.
Andry tak seperti sikap ARA yang mengubah haluan dan kemudian mendukung DIA. Bahkan, Andry enggan mengubris rencana pemenangan DIA pada Pilwali 18 September 2013 ini.
"Amanah Ketua DPD (Ilham Arief Sirajuddin) saya diminta fokus ke DPR RI jadi saya tidak bicara pilkada Makassar lagi," elak Andry.
Andry masuk dalam daftar caleg sementara (DCS) PD DPR untuk daerah pemilihan Sulsel 1, yakni Kota Makassar.






