Berita Terbaru

Pages

Selasa, 14 Mei 2013

Sekda Soppeng Akui Pengelolaan Keuangannya Tak Sesuai Aturan

Kabupaten Soppeng memperoleh predikat tidak bisa diaudit (discleimer) dalam pengelolahan keuangan dan aset daerahnya. 

Predikat ini menunjukkan bahwa pemerintah Kabupaten Soppeng gagal dalam pengelolaan keuangan dan aset daerahnya. 

Kendati demikian, Sekertaris Daerah Soppeng Sugirman Djaropi membantah penilaian Badan Pemeriksa Keuangan Sulsel itu bukanlah karena adanya penyelewengan dana daerah melainkan pencatatan aset dan prosedur keuangan yang tidak sesuai dengan prosedur yang ada.

"Predikat itu bukan karena korupsi ataupun penyalahgunaan keuangan daerah melainkan persoalan aset dan pengelolahan keuangan yang belum sesuai dengan aturan," ungkap Sekda Soppeng, Selasa (14/5/2013) kepada Tribun.

Ia menjelaskan, sebagian aset pemerintah daerah belum bersertifikat. Hal itu lantaran ketersediaan anggaran pemerintah yang terbatas. Selain itu, sejumlah aset pemerintah juga masih dikuasai pihak ke tiga seperti pensiunan sehingga pencatatan aset tidak sesuai dengan data yang ada.

Selain itu, Sugirman memaparkan, kerancuan pada laporan keuangan disebabkan dana bergulir yang dikelompokkan seperti bantuan ternak pada kelompok petani yang tidak tepat jadwal sehingga menimbulkan kerancuan dalam laporannya.

"Intinya kami lemah dalam hal aset dan keuangan. Semua itu disebabkan karena penilaian aset kami belum lengkap semua serta prosedur keuangan mulai dari atas tidak prosedural," tutur Sekda.

Sugirman menambahkan, pihaknya akan segera memperbaiki semua itu sehingga Soppeng tidak lagi mendapat predikat yang sama dalam hal pengelolahan aset dan pengelolahan keuangan dengan memperbaiki catatan belanja modal dan dana bergulir yang ditangani Pemkab Soppeng.

"Bupati Soppeng dan seluruh jajarannya sudah berkomitmen untuk bebas korupsi sehingga hal seperti ini akan kami tindaklanjuti dalam tiga bulan ke depan," kata Sugirman.

Sementara itu, Kepala Dinas Pengelolahan dan Aset Daerah Diva menjelaskan, pihaknya telah menerima laporan tersebut. Namun, ia tidak mau berbicara banyak terkait predikat buruk yang diemban oleh bagiannya tersebut.

"Info itu benar tapi kami tidak bisa menjelaskan dinda," singkat Diva melalui pesan singkatnya

0 komentar:

luvne.com ayeey.com cicicookies.com mbepp.com kumpulanrumusnya.comnya.com tipscantiknya.com